Sebagai institusi non-profit, Teater Garasi berupaya untuk memberlangsungkan program-program yang dapat mendorong peningkatan kompetensi/pengetahuan dan kesadaran kritis pelaku/seniman teater Indonesia atas lingkungan hidupnya yang lebih luas.
Publikasi/Media
Salah satu dari upaya Teater Garasi untuk. menawarkan dan mendorong pemenuhan perspektif/cara pandang yang lebih terbuka terhadap teater yang berlangsung di Indonesia, dan membuka diri pada dinamika perubahan/perkembangan pandangan dunia dan realitas penonton/masyarakatnya, adalah dengan membuat penerbitan media dan buku-buku tentang teater.
LéBUR
LéBUR adalah jurnal performans/ teater/ seni. Di samping menyediakan diri sebagai wadah diskusi dan dokumentasi gagasan teater, LeBur juga bermaksud memeriksa dan mengurai kembali pemahaman/pandangan atas definisi dan konvensi teater yang sempit dan partikularis (terkotak-kotak).
Untuk mendapatkan LéBUR sekarang, hubungi: Teater Garasi, bagian distribusi LéBUR (Harga Indonesia: Rp 25.000)
LéBUR #4 ( edisi 04, Januari 2006)
Bagaimana pengelolaan dua tipe organisasi kesenian yang berbeda: organisasi komunitas atau organisasi berorientasi profit? Anda bisa menengok jalan yang ditempuh oleh dua organisasi yang sangat berbeda, dengan Berkunjung Ke Kaki Gunung Komunitas Tutup Ngisor, sebuah artikel oleh Gunawan Maryanto, dan membaca kisah tentang Teater Koma; Teater, Sabun, dan Celana Dalam Usmar, oleh Qaris Tajudin
Edisi kali ini juga menampilkan wacana seputar identitas teater Indonesia yang ditulis oleh Michael Boden, tulisan Ugoran Prasad tentang pementasan I La Galigo di Jakarta tahun lalu, serta ulasan Gunawan Maryanto atas gaya realisme yang diusung oleh Teater Gardanalla dalam proyek "Jalur 17" mereka. Tulisan-tulisan ini menguak perspektif-perspektif lain dari praktik jagad teater di Indonesia.
LéBUR #3 (edisi 03, Juli 2005)
Di nomor ketiga LéBUR menghadirkan tulisan tentang festival teater realis, peragaan busana, upacara wisuda, dan wayang kulit. Lantas ada juga tulisan tentang almarhum Roedjito, refleksi atas buku Sardono W. Kusumo, dan laporan tentang wawancara dengan Lik War, "manusia besi" di balik panggung sejumlah peristiwa kesenian.
LéBUR #2 (edisi 02, Agustus 2004)
LéBUR edisi kedua mengajak pembaca untuk menyimak pertunjukan sebagai salah satu bentuk peritiwa, atau lebih tepatnya: salah satu bentuk peristiwa sosial. Meski demikian, ada banyak hal yang membedakan peristiwa pertunjukan dari peristiwa-peristiwa sosial lainnya, mari kita lihat tulisan Michael Kirby untuk sampai pada pengertian bingkai pembentuk peristiwa pertunjukan.
Dan bicara tentang penonton, mencermati bagaimana penonton selama ini dibungkam, LéBUR edisi ini memuat tiga tulisan tentang penonton: Alia Swastika dengan artikelnya tentang penonton teater, Nuraini Juliastuti dengan ulasannya tentang penonton pameran seni rupa, dan Antariksa dengan penonton pertandingan sepak bola.
LéBUR #1 (edisi 01, April 2004)
- Kota dan Estetika dalam Journal of Moment Arts 2003 oleh Yudi Ahmad Tajudin
- Performance & Performative Seni Rupa Pertunjukan, Seni Pertunjukan, Seni Tindakan? oleh Farah Wardani
- Pergelaran Pasca-Orde Baru oleh Lauren Bain
- Lear Asia oleh Rio Kishida
- Anatomi Adam Dalam Kegelapan oleh Shinta Febriany
- Adam Perempuan dari Makassar Teater dari Metafora Tanpa Jenis Kelamin oleh Afrizal Malna
- Wayang Air; Biografi Yang Mengalir oleh Gunawan Maryanto
- Wayang Air: Sebuah Pertunjukan Eksploratif oleh AGS. Arya Dipayana
- Theatre Performance Chronicle oleh Ugoran Prasad
SkAnA
Mulai bulan April 2006, Yayasan Teater Garasi menghadirkan skAnA newsletter bagi praktisi dan publik muda teater Jogja. Lewat newsletter yang direncanakan akan terbit dua kali setahun ini, praktisi dan publik muda teater Jogja dapat membaca, mengetahui dan melibatkan diri pada dunia teater di Jogja dan hal-hal lebih luas yang melingkunginya.
skAnA akan mengabarkan kepada pembaca muda sebuah dunia bernama teater di Jogja dengan nyaman dan ringan, sebuah dunia kecil dengan segala pernak-perniknya.
skAnA bisa diperoleh secara gratis!
Silakan hubungi: Teater Garasi, bagian distribusi skAnA
skAnA Mei-October 2006 (edisi perdana)
skAnA edisi perdana ini memuat beberapa reportase singkat pertunjukan di Jogja yang berlangsung antara bulan Januari sampai awal April 2006 seperti: Monolog Butet Kertaredjasa si Raja Monolog dari Jogja, Creamer Box dari Bandung yang melawat ke Jogja, dan Bedoyo Silikon yang menari di dasar kolam renang. Juga ada wawancara dengan Gati Andoko, seorang sutradara Ketoprak Lesung Teater Gadjah Mada dan catatan pengalaman Citra Pratiwi, seorang aktris teater dari Jogja yang melakukan kerja kolaborasi dan pertunjukan teater di Fukuoka-Jepang dan di Singapura. Juga beberapa kabar lain dan sejumlah foto pertunjukan teater di Jogja.
Buku-buku
- Les Paravents, Layar-layar Bergambar , diterjemahkan dari Les Paravents karya Jean Genet oleh Jean-Pascal Elbaz, Nasrul Nasrullah, dan Yudi Ahmad Tajudin, diterbitkan oleh Forum Jakarta-Paris, Jakarta dan Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2000
- Sementara Menunggu Godot, diterjemahkan dari Waiting For Godot karya Samuel Becckett oleh Verry Handayani, diterbitkan oleh Tarawang, Yogya, 1999
- Waktu Batu (teks untuk pertunjukan), ditulis oleh Andre Nur Latif, Gunawan Maryanto dan Ugoran Prasad, diterbitkan oleh Indonesiatera, Magelang, 2004
Perpustakaan
Pustaka Teater Garasi dibangun untuk memenuhi kebutuhan informasi/ referensi bagi praktisi teater/ seni pertunjukan. Perpustakaan tersebut juga mengambil posisi sebagai penyedia referensi yang menstimulasi kerja laboratorium dan program-program lain yang dilakukan oleh Teater Garas.
Pustaka Teater Garasi terbuka untuk umum
Setiap Senin - Jumat, Pk.09.00 — 17.00
di Jl. Bugisan selatan no. 36 A,
Tegal Kenongo Yogyakarta 55181
tel: 0274-415844
Berbagi Pengetahuan
Berbagi Pengetahuan adalah program yang dimaksudkan untuk membangun forum- forum yang bisa mengundang orang-orang untuk berdiskusi dan meningkatkan apresiasinya, berbagi pengalaman, bertukar pengetahuan tentang teater/ pertunjukan, dan meluaskan cara pandang atas potensi komunikasi yang bisa dibangun antara karya teater/ pertunjukan dengan publik dan lingkungannya.
Berbagi Pengalaman
Forum ini mengundang pekerja seni untuk membagi pengalamannya dalam berproses, mengerjakan proyek atau perjalanannya ke tempat/ kota/ negara tertentu.
Pementasan
Forum apresiasi "Bebas Nian", acara dua-bulanan yang di mulai sejak awal 2004, mengumpulkan penonton untuk menikmati pementasan dan terlibat dalam percakapan sesudahnya dalam suasana yang santai.
Pemutaran Video
Pemutaran Video adalah forum menonton bersama salah satu koleksi video Pustaka Teater Garasi, disusul dengan diskusi dengan topik yang relevan.
Residency n Internship
Mulai tahun 2004 Teater Garasi memfasilitasi program magang dan residensi bagi seniman teater dan seni pertunjukan. Kegiatan ini diyakini dapat membangun dialog dan jejaring antar praktisi/seniman.



