Direktur Artistik
Yudi Ahmad Tajudin
Para Artis (dalam urutan abjad)
- Bahrul Ulum - Aktor (L)
- B. Verry Handayani - Aktor (P)

Aktor yang aktif di Teater Garasi sejak 1993 ini tertarik menjadikan teater sebagai cara masuk untuk memahami dan merespon kenyataan yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat, terutama isu-isu yang terkait dengan buruh migran. Upaya ini diwujudkan dalam karya terbarunya berjudul Sum; Cerita dari Rantau yang telah dipentaskan keliling ke beberapa daerah di Yogyakarta, 2008. Sum; Cerita dari Rantau bercerita tentang pengalan-penggalan kisah 4 perempuan buruh migran selama mereka bekerja di negeri orang. Di dalam Sum, Verry juga menyatakan sikap dan pandangannya atas isu buruh migran ini
Saat ini, Verry sedang mempersiapkan Sum;Cerita dari Rantau, yang merupakan solo performance-nya yang kedua setelah Bunga Lantana (2007), untuk dipentaskan di beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Timur pada bulan Mei-Juni 2009.
Sebagai aktor Teater Garasi, Verry pernah terlibat dalam beberapa pertunjukan, seperti Repertoar Hujan; Tentang Seorang Laki-laki yang Demikian Mencintai Hujan yang telah dipentaskan di beberapa tempat di Indonesia dan dalam Physical Theatre Festival VI Store House, Jepang, Mnem[a]syne , sebuah pertunjukan kolaborasi Teater Garasi dengan Kunauka Theatre Company- Jepang 2006, dan Je.ja.l.an, sebuah pertunjukan teater tari, dipentaskan di Yogyakarta dan Jakarta, 2008.
Di luar pentas, Verry sempat mengikuti workshop tari Lin Hwa Min dan workshop tari Constanza Macras. Dalam kesehariannya, aktivitas berkesenian ini juga dia imbangi dengan bekerja sebagai Staf Keuangan di Teater Garasi dan sesekali menjadi penerjemah.
- Citra Pratiwi - Aktor (P)

Citra Pratiwi menyelesaikan studinya di ISI-Yogyakarta jurusan Etnomusikologi. Bergabung di Teater Garasi sejak 2001 sebagai aktor dengan penguasaan basis metode Tari Jawa dan Bali klasik, gymnastic, dan bela diri. Beberapa pertunjukannya bersama Teater Garasi adalah Waktu Batu#3. Deus ex Machina dan perasaan-perasaanku Padamu yang dipentaskan di Yogyakarta, Jakarta, Singapura, Berlin, Tokyo. Mnem[a]syne pertunjukan kolaborasi Teater Garasi dengan Kunauka Theatre Company- Jepang , Opera kontemporer King’s Witch, dan pertunjukan teater tari Je.ja.l.an.
Selain pertunjukan ensamble, Citra juga menginisiasi solo performance-nya berjudul Ophelia; Rahasia Kolam Kematian sebuah karya kolaborasi dengan seniman lintas disiplin dan mementaskannya di Yogyakarta, Jakarta, Lampung (2007 – 2008).
Di tahun 2007 Citra berkesempatan memperoleh beasiswa dari US Department of State dan Kennedy Center untuk kunjungan seni ke New York dan Chicago.
Saat ini Citra Pratiwi sedang terlibat dalam proyek pertunjukan “Garibaba’s Strange World” yang akan dipentaskan bulan Juni 2009 bersama kelompok teater tari Jepang Papatarahumara. Pada bulan yang sama Citra akan mengikuti pointe to point - 6th asia-europe dance forum Project di Lisbon, Portugal (kerjasama ASEF dan Alkantara).
Sebagai actor fasilitator, Citra pernah diundang untuk mengisi workshop di Fukuoka Dance Wave (2005) dan di Asian Performing Art Mart, Singapura (2007).
Selain bergelut di panggung teater, Citra juga menyenangi dunia seni rupa. Karya kolaborasi Citra Pratiwi bersama seniman lintas disiplin ditampilkan di Fukuoka Asian Trienalle 2005. Karya instalasi terbarunya diikutkan dalam Pameran Asian Youth Imagination 2 di Jogja Gallery, 2009.
- Erythrina Baskoro - Aktor (P)
- Gunawan Maryanto - Aktor/Penulis/Sutradara (L)
- Hindra Setya Rini - Aktor (P)
- Ignatius Sugiarto - Penata cahaya/Manajer Panggung (L)
- Jamaludin Latief - Aktor (L)
- Kusworo Bayu Aji - Aktor/Manajer Produksi (L)
- Naomi Srikandi - Aktor (P)
- Retno Ratih Damayanti - Penata Kostum dan Rias (P)
- Rizky Sasono a.k.a Risky Summerbee - Penata Musik/Suara (L)

Dilahirkan dengan nama Mohammad Rizky Sasono, mulai menggeluti musik ketika kuliah di Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada, keterlibatannya bersama Teater Garasi dimulai sejak tahun 2000 pada Les Parevents. Menjadi music director pada beberapa pentas teater Garasi antara lain Repertoar Hujan yang dipentaskan di Tokyo , Reh, Waktu Batu #1; Kisah-Kisah Yang Bertemu di Ruang Tunggu dan Waktu Batu #2 Ritus Seratus Kecemasan dan Wajah Siapa yang Terbelah, Fireflies dan Je.ja.l.an.
Tahun 2002-2007 membentuk kelompok Nextofkin dan bermain di Singapore Street Festival 2004 dan 2006. Pada tahun 2007 membentuk grup musik interdisipliner Risky Summerbee & the Honeythief. Mementaskan beberapa karya musik kontemporer antara lain She Flies Tomorrow, The Rise and Fall of a Scoundrel Queen, Memoirs of Gandari.
Tahun 2008 menginisiasi Dialectic Recordings - sebuah label musik dibawah naungan Teater Garasi.
'Risky Summerbee' a.k.a. M. Rizky Sasono
www.riskysummerbee.info
- Sri Qadariatin - Aktor (P)

Memulai karir di dunia seni pertunjukan sebagai performer sejak 1996. Terlibat dalam pertunjukan Waktu Batu#3; Deus ex Machina dan perasaan-perasaanku Padamu, Mnem[a]syne, Repertoar Hujan; Tentang Seorang Laki-laki yang Demikian Mencintai Hujan, Je.ja.l.an di Indonesia, Singapura, Jepang, dan Jerman.
Bekerja bersama sutradara Robert Wilson dalam I La Galigo yang dipentaskan keliling Eropa, New York, Jakarta, Melbourne, Taiwan (2003 - 2008) serta Persephone yang dipentaskan di Spanyol dan New York (2004 dan 2006).
Karya terbarunya sebagai performer adalah Shakuntala sebuah penciptaan ulang atas karakter dalam novel Saman dan Larung karya Ayu Utami, di Festival Salihara, Jakarta 2008.
Sri Qadariatin menginisiasi sebuah proyek pertunjukan di tahun 2006 berjudul Eréndira dan Angin Petakanya sebuah karya adaptasi dari novel The Incredible and Sad Tale of Innocent Eréndira and Her Heartless Grandmother karya Gabriel Garcia Marquez. Pada tahun yang sama memperoleh beasiswa dari The Byrd Hoffman Foundation untuk mengikuti Summer Course Program di Watermill, New York . Tahun 2007 dia memperoleh beasiswa untuk mengikuti workshop tari Lin Hwa Min dari Yayasan Kelola. Mengikuti program kunjungan seni ke New York dan Chicago dari Kennedy Center for Performing Arts dan US Department of State. Saat ini terlibat dalam proyek pertunjukan “Garibaba’s Strange World” yang akan dipentaskan bulan Juni 2009 bersama kelompok teater tari Jepang Papatarahumara.
- Theodorus Christanto - Aktor (L)



