LITHUANIA
Karya: Rupert Brook
Adaptasi: D. Djajakusuma
Sutradara: Rosa R. Rosadi
Pengulas: Yudi Ahmad Tajudin
Studio Teater Garasi
26 Maret 2008, pk. 20.00 WIB
Pengantar Cerita LITHUANIA
Kota adalah wajah penuh cahaya yang sanggup memukau manusia yang dipenuhi mimpi warna-warni. Seperti sebuah sihir, kota sanggup menciptakan perubahan-perubahan. Dia menjadi daya tarik tak terelakkan. Sebagai pusat pusaran mimpi, kota adalah medan magnet terbesar di seluruh dunia.
Dalam naskah ini kita bisa melihat Rupert Brook membidik kemiskinan dengan sangat detail. Seperti sebuah fotografi, ia mengambil close up-close up wajah, pikiran dan mimpi dengan angle-angle yang begitu menyedot perhatian serta sanggup membawa kita ke dalam jebakan pesona romantic yang ternyata sesungguhnya adalah lubang besar tragedi.
Lithuania sebagai sebuah cerita nampaknya masih akan berumur panjang untuk dihadirkan di negeri – negeri yang masih menyandingkan gemerlap kota dengan kemisikinan yang mengelilinginya. Seperti juga di negeri ini, di mana kota adalah harapan – harapan yang menjanjikan perubahan bagi kemiskinan. Apakah mimpi akan selalu terwujud ?
Apakah sebuah akhir akan selalu berujung pd kebahagiaan? Terpulang bagaimana sebuah nurani menjalani kebenaran hakikatnya
.
SATURDAY ACTING CLUB (SAC)
SAC adalah kekompok kajian acting, yang semula bernama Saturday Acting Class. Nama Saturday diambil dari nama hari yang berarti Sabtu sebagai hari pertemuan. Club ini telah dimulai sejak tahun 2002. Club ini juga mengeksploitasi gaya acting dari berbagai –isme yang tidak terbatas. Keanggotaan SAC sendiri terdiri dari mahasiswa dan non-mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang konsen pada acting.



