14-15 November. Pementasan "Shakuntala" di Salihara, Jakarta. Sutradara: Naomi Srikandi

Karya ini dibuat berdasarkan bacaan atas tema ‘ilusi’ dalam teks Shakuntala (fragmen yang diambil dari novel Saman dan Larung karya Ayu Utami) dan teks-teks lainnya.

Ilusi sebagai ‘persepsi yang salah atas kenyataan’ seringkali menolong kita dari kenyataan yang “salah”, yang tak sanggup kita hadapi. Pun menciptakan ilusi menjadi semacam pembelaan atas apa yang selama ini kadung dipersalahkan.

Shakuntala adalah sebuah dongeng yang membuka pertanyaan atas kenyataan dan ilusi, dan hal-hal yang dipersalahkan. Apakah ia bagimu dan bagiku?

Apakah situasi yang sedemikian pasti atas diri, sebagaimana yang ditemukan pada diri Shakuntala: seseorang yang tak lagi gelisah dan tak menyimpan rasa marah, bisa benar-benar ada?

 

 

Tentang Naomi Srikandi:

Naomi Srikandi adalah aktor, sutradara, penulis. Bekerja bersama Teater Garasi sejak tahun 1995. Lulusan Ilmu Komunikasi Fisipol UGM.

Karya (terpilih) bersama Teater Garasi:

  • “Wah”, di Yogyakarta 1995
  • “Les Paravents”,  di Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, 2000
  • “Waktu Batu #1; Kisah-kisah yang Bertemu di Ruang Tunggu” di Yogyakarta, 2002
  • “Waktu Batu #2; Ritus Seratus Kecemasan dan Wajah Siapa yang Terbelah” di Jakarta dan Yogyakarta, 2003
  • “Waktu Batu #3; Deus ex Machina dan Perasaan-perasaanku Padamu” Art Summit IV di Jakarta 2004, Insomnia 48 di Singapore 2004, Intransit Festival di Berlin 2005, Tokyo 2006
  • “Dicông Bak” di Aceh dan Yogyakarta 2006
  • Opera “The King’s Witch” di TIM, Jakarta 2006
  • “Shakuntala”, di Yogyakarta, 2007
  • “Camar” di Yogyakarta dan Jakarta, 2008

 

Karya (terpilih) di luar Teater Garasi:

·         “Vagina Monolog” di Yogyakarta, 2003

·         “Prism” di Tokyo, Singapore, Manila, Bangkok, Kuala Lumpur dan Jakarta, 2003

·         “Shichinin Misaki I” di Tokyo, Kanazawa, Yokohama, dan Kyoto, 2004

·         “Shichinin Misaki II” di Tokyo dan Kyoto, 2006

 

Penghargaan:

  • Aktris Terbaik Festival Teater SMA Se-DIY di Yogyakarta, 1993
  • 20 Cerpen Terbaik 2008 Pena Kencana